Dua is Not Amazon.com

Suka banget sama postingan ini yang diambil dari sini.. Keep khusnudzon.. Fighting!! ^^ judulnya.. Dua is Not Amazon.com

Ceramah yang menarik dari Ustadz Nouman Ali Khan mengenai surat Al Baqarah:186.

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا۟ لِى وَلْيُؤْمِنُوا۟ بِى لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo`a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”

Video ini sebenarnya potongan dari ceramah “Ramadhan, a gift from Muslim”. Pas bahas Al Baqarah:186 itu NAK membahas dari sisi bahasanya dan urutan katanya, tapi di video di atas ini bagian itu ga ada.

Ayat ini diawali dengan perkataan Allah pada Rasulullah SAW, “ketika hamba2Ku bertanya padamu tentang Aku, maka Aku dekat”. Susunan kalimat ini berbeda dengan kalimat2 serupa, misalnya “dan mereka bertanya tentang anak yatim, katakanlah…” atau “dan mereka bertanya tentang khamr dan judi, katakanlah…”. Jadi hambaNya bertanya melalui Rasulullah, dan Allah pun menjawab melalui Rasulullah dengan bilang, “qul” atau “katakanlah”. Tapi di Al Baqarah: 186 ini ga ada kata “qul”, jadi Allah seperti menjawab sendiri, “maka sesungguhnya Aku dekat”.

Bukan hanya dekat, tapi juga mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon padaNya. Urutan kata di sini juga menunjukkan betapa bersemangatnya Allah mengabulkan permohonan. Jadi bukan. “apabila ada orang berdo’a maka akan aku kabulkan”, tp disebutkan “mengabulkan permohonan”-nya duluan. Yang menarik di sini Allah menggunakan kata “ujiibu”, yang artinya “immediate response“. Berbeda dengan astajiibu yang artinya “maybe he will respond, atau he will respond over time“. Jadi pas menyebutkan ttg responNya, Allah memakai kata “ujiibu”, pasti dan segera merespon. Barulah saat menyebutkan tentang hambaNya seharusnya merespon juga (memenuhi perintahNya), digunakan kata “fastajibu–dari astajiibu”. Jadi ibaratnya, kamu mungkin gak bisa respon segera, tapi setidaknya respon/penuhi perintah.

Tapi gimana cara Allah merespon? Allah merespon dengan caraNya, dengan timing-Nya. Gak sama dengan kita pesan barang di Amazon dot com, kita pesan lalu beberapa hari kemudian barang datang. Kita bukan customer-Nya Allah. Kadang kita lupa, bahwa Dia di posisi tertinggi, sedangkan kita di posisi terendah: hamba. Allah memberi kesempatan untuk berdo’a padaNya, dengan jalur komunikasi yang dedicated hanya untuk kita denganNya, untuk mendengar dan mengabulkan setiap permintaan kita, tapi dengan caraNya sendiri, yang kadang kita emang gak paham. Jadi ketika berdo’a “Ya Allah, sekeluarnya saya dari ruangan ini, tolonglah itu mobil saya di parkiran, kijang kotak, tolong ubah jadi BMW keluaran terbaru”. Dan ketika nyampe parkiran ternyata mobil ga berubah, kita protes, why God?

Banyak orang kehilangan kepercayaannya karena “lelah” berdo’a, karena merasa do’anya nggak dikabulkan. Mungkin kita gak ngeliat langsung hasil dari do’a2 kita, tapi kita harus percaya “tangan2″ Allah sedang bekerja. Allah mengabulkan do’a dengan caraNya. Dan kita harus percaya bahwa caraNya jauh lebih baik dari cara kita, atau yang kita inginkan. Dan meskipun do’a belum menampakkan hasilnya di depan hidung kita, yakinlah setidaknya ada hal2 yang pasti kita dapatkan setiap kali berdo’a: kepercayaan kita yang bertambah padaNya, rasa tenang dalam hati, dan petunjuk–seperti di akhir ayat 2:186: لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ (supaya kamu mendapat petunjuk).

-HS-

Tayammum

Assalamu’alaykum wr wb

Yah.. Kemaren saya manasik, salah satu materinya adalah tayammum. Nah dibanding catetannnya saya keep sendiri lebih baik saya tulis di blog ya dan di tambahkan dari sini

Semoga bermanfaat. 🙂

1. Pengertian tayammun

Kata تَيَمَّمُوا

dalam ayat  (as-Suyuthy & al-Mahali, al-Jalalain, al-Baqarah: 267)  artinya bersengaja, bermaksud, atau bertujuan.
Sedangkan secara istilah syari’at, tayammum adalah tata cara bersuci dari hadats dengan mengusap wajah dan tangan, menggunakan sho’id yang bersih.

2. Keadaan yang  Dapat Menyebabkan Seseorang Bersuci dengan Tayammum
a
. Syaikh Dr. Sholeh bin Fauzan Al Fauzan hafidzahullah menyebutkan beberapa keadaan yang dapat menyebabkan seseorang bersuci dengan tayammum.
– Jika tidak ada air baik dalam keadaan safar/dalam perjalanan ataupun tidak[15].
– Terdapat air (dalam jumlah terbatas pent.) bersamaan dengan adanya kebutuhan lain yang memerlukan air tersebut semisal untuk minum dan memasak.
– Adanya kekhawatiran jika bersuci dengan air akan membahayakan badan atau semakin lama sembuh dari sakit.
– Ketidakmapuan menggunakan air untuk berwudhu dikarenakan sakit dan tidak mampu bergerak untuk mengambil air wudhu dan tidak adanya orang yang mampu membantu untuk berwudhu bersamaan dengan kekhawatiran habisnya waktu sholat.
– Khawatir kedinginan jika bersuci dengan air dan tidak adanya yang dapat menghangatkan air tersebut.
b. Jadi dengan kata lain tayammum adalah pengganti wudhu
c. 1 kali tayammum untuk 1 kali sholat wajib

Continue reading “Tayammum”

Puasa Asyura

image

Assalamu’alaykum wr wb..

Cuma mau mengingatkan.. Hari Kamis, Jumat, Sabtu (tanggal 9, 10, 11 Muharram | 22, 23, 24 Oktober 2015) adalah puasa Sunnah Asyura’

Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah – Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim no. 1163)

Rasulullah pernah ditanya mengenai keistimewaan puasa ’Asyura. Beliau menjawab, ”Puasa ’Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162)

Puasa Asyura (tanggal 10 Muharram) harus dibarengi dengan Puasa tanggal 9 atau tanggal 11 untuk menyelisihi puasanya orang Yahudi. Karena Yahudi juga berpuasa tanggal 10 Muharram.

Gives Thanks to Allah by Michael Jackson

Beberapa bulan yang lalu saya dikasih lagu ini sama indah. Dari pertama kali denger langsung suka, enak banget, menenangkan hati. Eh ternyata Michael Jackson toh yang nyanyi. Uda pada tau khan klo Michael Jackson itu udah jadi mualaf sejak Nov 2003. Trus sebulan kemudian langsung mencuat kabar ttg tuduhan pelecehan seksual anak2.

Setelah ia dibebaskan dari tuduhan tsb, bln Juni 2005, 3 bln kemudian ia pindah ke Bahrain dan tinggal di salah satu istana Putera Mahkota, Salman ibn Hamed Khalifa. Pengacara Jackson menyatakannya “tinggal secara permanen” di Bahrain, negara mungil di Teluk Persia dgn hanya 363,000 penduduk dan sejumlah orang asing.Bln November muncul berita bahwa Jackson menyumbang “jumlah uang besar” utk mendirikan mesjid didekat tempat tinggalnya. Bln Januari, perusahaan dagang Bahain, AAJ Holdings, mengumumkan telah menyewa Jackson sbg ‘entertainment consultant.’ Dan Jackson-pun sering nampak di shopping mall Bahrain mengenakan abaya hitam, lengkap dgn sarung tangan dan penutup wajah berwarna hitam kelam, dgn kata lain, ia berbusana spt wanita Muslim.Dan terakhir yang detikinet kutip dari Contact Music, Kamis (10/7/2008), Michael Jakcson itu kini selalu bepergian dengan kursi roda.
Nah untuk info lebih lanjut tentang Michael Jackson klik disini

Continue reading “Gives Thanks to Allah by Michael Jackson”