REVIEW : Assalamualaikum Beijing

Alhamdulillah.. Itu kata pertama yang pertama kali saya ucapkan. Pastinya kita harus sering2 bersyukur dalam setiap detik hembusan nafas kita bukan. Alhamdulilah akhirnya 2014 terlewati juga.. Tentunya banyak sekali peristiwa yang terjadi. In shaa Allah everything happen for a reason. Just remember that actions have consequences, nothing really comes free ๐Ÿ™‚

Sekarang saya mau crita nih.. Bukan crita si.. Lebih tepatnya mau merangkum lalu memetik point-point dari novel setebal 360 halaman, yang baru saja saya selesaikan hari ini, dalam waktu kurang dari 1×24 jam.. hehe.. Kebetulan filmnya lagi tayang di layar lebar yaitu “Assalamualaikum Bejing” yang diangkat dari novel best seller Asma Nadia.. ย Saya si belum nonton filmnya.. ย Tapi mau mebedah bukunya. Silahkan kencangkan sabuk pengaman anda karena postingan ini lumayan panjang, namaanya juga intisari dari 360 halaman ๐Ÿ˜€

So here we go…ย  *sambilDengerinLaguDidoWhiteFlag..

Novel ini adalah novel yang ber-genre romance dengan alur maju.. Sedih si.. tapi ga sesedih novel2 yang saya baca sebelumnya, Daun yang jatuh tidak pernah membenci angin karya TereLiye atau Dibawah lindungan kabah karya Buya Hamka, karena berakahir happy ending.. Horeeeee.. Yang sedih2 reviewnya blakangan ya.. Itupun kalo ga males haha.. Soale kalo inget2 tuh sakitnya tuh disiniiiiiiii ๐Ÿ˜€

Continue reading “REVIEW : Assalamualaikum Beijing”