Teruntuk belahan jiwaku yang masih dirahasiakan Allah, doaku senantiasa mengiringi langkahmu semoga Allah selalu menjaga kita dari keburukan dunia dan akhirat baik sebelum maupun sesudah Allah menyatukan kita dengan RidhaNya.
Amin Ya Rabb..

Advertisements

Akankah kapal itu bisa mengarungi lautan luas dan sampai pada tepian?

Tidak ada manusia yang tidak mempunyai masalah. Satu masalah saja sudah menyita otak kita. Apalagi jika banyak masalah yang datang di saat yang bersamaan. Ya tapi inilah hidup.. Tetap harus dijalani..

Kalo kapal itu tidak pernah menemui ombak besar dan badai yang menghantam kita tidak pernah tau seberapa kuat dan kokoh kapal ya kita naiki.

Jika salah satu bagian dari kapal itu bocor maka perlu diperbaiki. Dan mencari celah2 mana lagi yang akan berpotensial untuk bocor. Yah.. Kita harus tetap menaiki kapal tersebut agar sampai pada tujuan. Yang perlu dilakukan adalah bagaimana bisa terus memperbaiki kapal tersebut sehingga tetap bisa mengarungi lautan luas. Bukan membiarkan kapal yang kita naiki tenggelam di dasar laut.

Pada kenyataannya orang2 hanya melihat hasil. Melihat apa pencapaian yang sudah kita lakukan dibandingkan dari proses yang kita lakukan untuk mendapatkan pencapaian tersebut, apapun hasilnya. Namun sebagai subjek pelaku proses jauh lebih penting daripada hasil. Bukankah Allah juga lebih melihat proses daripada hasilnya(see the link). Justru dari kesalahanlah kita jatuh dan bangun serta belajar banyak hal. Seperti kapal tersebut, pada akhirnya, kita akan menyadari bahwa kapal ini kuat mengarungi lautan luas walaupun dalam prosesnya banyak sekali bagian2 yang perlu diperbaiki.

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (Q.S Al-Baqarah:155)

So teman2 tetap semangat dan tetap bersabar ya temans.. Apapun ujiannya kita pasti BISA…

Ingat belanda masih jauh..  *loch* ^_^